PPPK

image

Sahabat pena sekalian, kali ini sesuai judul sayabakan membahas tentang PPPK. Pada keseharian kita mengenal PPPK dengan singkatan dari Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Tetapi kali ini saya akan membahas versi PPPK dalam berpasangan, adapun PPPK saya memiliki singkatan dari Perduli, Percaya, Perhatian, Komunikasi.

Dalam berpasangan dan menjalani hubungan kita harus mempunyai pondasi yang kuat dan kokoh, jika kita tidak memiliki pondasi yang kuat maka kita akan mudah tergoyah. Pondasi yang kuat akan membuat kita semakin mantap dengan pasangan kita dan masalah yang menghadang akan mudah teratasi. Saya dalam berpasangan sekarang ini menerapkan sistem PPPK. Dan saya akan selaku berusaha untuk selalu setia dengan PPPK.

1. Perduli
Dalam berpasangan keperdulian merupakan hal yang penting. Perduli adalah perasaan ingin tahu tentang pasangan kita. Perduli yang dilakukanpun bisa bermula dari hal yang kecil sampai besar. Kita harus perduli dengan pasangan kita,karna kita harus menyadari bahwa perduli itu merupakan salah satu tanda bahwa kita sayang dengan pasangan kita. Dengan perduli pasangan kita juga merasakan bahwa kita menghargai dan menganggap dia sebagai orang yang penting. Keperdulian ini berjalan searah dengan rasa sayang, jadi semakin kita merasa sayang kepada seseorang mka kita otomatis akan semakin perduli dengannya.

2. Perhatian
Dalam membangun suatu hubungan kita harus saling perhatian satu sama lain, jika perhatian tidak berjalan dengan seimbang maka perasaan bertepuk sebelah tangan akan terasa. Memberikan perhatian kepada pasangan kita merupakan wujud bahwa anda perduli dengan pasangan anda, jadi jika anda tidàk perduli dengan pasangan anda maka akan sangat kecil kemungkinan anda akan perhatian dengannya. Perhatian yang diberikan akan memberikan rasa saling melengkapi satu sama lain dalam menjalani suatu hubungan. Bagaimanapun dengan saling memberikan perhatian, hubungan akan terisi dengan baik dan rasa saling memiliki akan bertambah besar.

3. Percaya
Nah untuk hal yang satu ini memang agak sulit untuk dibangun. Rasa percaya dalam berhubungan merupakan salah satu hal yang sangat krusial, ika tidak diperhatikan dengan baik maka akan mendatangkan banyak masalah di kemudian harinya. Rasa percaya merupakan rasa yang sulit dibentuk karena pembentukannya harus melawan EGO kita masing-masing. Runtuhnya rasa pecaya biasanya karena pikiran buruk yang kita pikirkan bersama EGO kita yang padahal pada kenyataannya tidak pernah terjadi. Sedangkan perlu kita ketahui bahwa runtuhnya kepercayaan berefek domino pada yang lainnya. Sering kali kandasnya suatu hubungan berawal dari rasa tidak percaya. Jika anda bijak anda pasti mahir menempatkan rasa percaya anda, ada beberapa hal yang memang harus kita serahkan sepenuhnya pada rasa percaya, ada beberapa hal dimana rasa percaya kita harus didampingi oleh rasa waspada.

4. Komunikasi
Yang terakhir adalah komunikasi. Jika diibaratkan bahwa hubungan itu adalah manusia maka komunikasi adalah indra-indranya. Komunikasi sangat penting karena ia mempunyai peranan besar dalam menjalani suatu hubungan. Tanpa komunikasi yang baik maka metabolisme hubungan akan terganggu yang akan menyebabkan sakit. Jangankan tidak berkomunikasi, salah komunikasi saja dapat menyebabkan sakit parah dan dapat menyebabkan hubungan kandas. Jika kita dapat menjaga komunikasi dengan baik maka kita dapat meminimalisasi sakit-sakit dalam berhubungan.

PPPK di atas inilah yg dapat menjaga suatu hubungan dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu disarankan untuk para pasangan dapat memiliki PPPK yg baik bila ingin menjaga agar hubungan dapat bertahan lama.

Jika kita sedang menghadapi masalah dalam berhubungan coba diselidiki, bagian mana dari PPPK yang anda kurang. Dari penjabaran di atas diharapkan kita semua dapat menjalin hubungan yang baik dan awet karena bisa langsung mengatasi sakit-sakit berhubungan langsung tepat pada sasarannya. Pada dasarnya masalah yang timbul dalam suatu hubungan tidak terlepas dari kurangnya satu atau lebih dari faktor PPPK di atas. Jadi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi cukup tambahkan dimana faktor yang kurang. Faktor dari PPPK ini harus senantiasa seimbang agar tidak terjadi overdosis. Seperti overdosis perhatian akan menjadi over protective. Begitu juga jangan sampai kekurangan, contoh kekurangan percaya akan menjadi possesive,dll.

Pertanyaan untuk anda: SUDAHKAH ANDA MEMILIKI PPPK DALAM HUBUNGAN ANDA??

Advertisements
Categories: Renungan Hati | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: