“Ciuman Maut”

Beberapa hari lalu saya mengalami ciuman yang dashyat. Ciuman yang saya rasakan sangat menyentuh pikiran, hati,  perasaan, emosi, dan DOMPET saya. Jangan berpikir yang aneh-aneh dulu, yang dicium bukan saya tetapi mobil saya. Kemarin mobil saya mendapat ciuman mesrah dari sebuah truk besar tepat di bagian paha kanan (pintu kanan belakang). Dan efek dari cimuman tersebut cukup mengenaskan seperti gambar di bawah ini:

image

Itulah yang dihasilkan dari ciuman mesrah dari truk yang sangat ‘kecil’. Saat kejadian ciuman mobil saya sampai sedikit terseret karena tidak mampu menahan beban truk yang berlebihan. Lalu saya dan truk menuju ke bahu jalan untuk membicarakan bagaimana penyelesaiannya. Saya meminta ganti rugi atas kerusakan yang saya apatkan, tetapi supir truk bersih keras tidak mau mengganti bahkan ia pun tidak minta maaf kepada saya. Ia merasa dirinya benar, saya bilang “bapak memang gk lihat saya, kn ada spion”, lalu ia menjawab dengan enteng orang kecil gimana bissa keliatan”. Saya berpikir bener-bener ni supir masa gk alasannya bgtu,brarti jelas-jelas dia gk liat spion. Perdebatan kami cukup panjang untuk mencari penyelesaian sampai akhirnya ada polisi datang menghampiri. Ternyata datangnya polisi tidak memberikan pencerahan tetapi malah memberikan kebingungan. Pihak polisi seakan menyerahkan masalah kepada saya dan supir untuk diselesaikan sendiri. Pihak polisi sempat memberikan solusi untuk membuat surat kecelakaan untuk diusut nantinya di pengadilan dimana saya tahu urusan akan semakin panjang dan tidak efektif. Lalu karena berhentinya kendaraan kami agak menghalangi kendaraan lain maka kami diusulkan pak polisi untuk maju kedepan sedikit. Saat memindahkan mobil saya berpikir bahwa supir juga pasti tidak memiliki duit banyak untuk mengganti saya, andai kata maw ke pengadilan pasti akan mengeluarkan banyak uang dan belum tentu menang, jadi saya memutuskan untuk tidak memperpanjang masalah. Entah kenapa saat saya bilang ke supir untuk tidak memperpanjang masalah, supir tersebut langsung berterima kasih kepada saya. Ia merasa seperti diselamatkan jika dilihat dari raut wajahnya. Setelah itu kami berdua akhirnya kembai melanjutkan perjalanan.

Dalam perjalanan entah mengapa saya merasa tenang. Saya tidak merasa panik yang berlebihan. Di dalam hati saya berkata “TIDAK ADA YANG KEKAL DI DUNIA INI”. Jadi menurut saya musibah terhadap mobil saya bisa saja terjadi kapan saja karena toh tidak ada yang kekal di dunia ini.

Terkadang kita sering berpikir berlebihan tentang kesedihan / masalah kita. Padahal kita hanya cukup memahami bahwa DI DUNIA INI TIDAK ADA YANG TIDAK BERUBAH SELAIN PERUBAHAN ITU SENDIRI. Jika kita memahami konsep ini maka saat kita mengalami kenaasan kita jadi bisa lebih tenang dan lebih bijak dalam berpikir dan bertindak. Sadarilah dan pahamilah bahwa tidak ada 100% yang kita miliki di dunia ini termasuk hidup kita, oleh karena itu janganlah sedih terlalu berlebihan jika kita kehilangan sesuatu, toh itu memang bukan 100% milik kita. Lagipula kesedihan kita yang paling dalam pun tidak akan mengubah keadaan, tidak akan mengembalikan mobil saya seperti semula, so buat apa kita terlalu berlarut-larut dalam kesedihan???

Jadi marilah kita menjalani hidup dengan penuh kewaspadaan dan teruslah menjadi orang yang tenang seimbang dalam segala kondisi, serta sadarilah bahwa di dunia ini tidak ada yang kekal. Dengan begitu kita akan selalu mempunyai power untuk bangkit bahkan dari keterpurukan kita yang paling dalam.

BE REALISTIC ^^

Advertisements
Categories: My journey | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: